Posted by: media surviva | 17 April 2009

Back To Nature : Angon Sapi

awal tahun 2009 ini, saya mencoba investasi di bidang peternakan… sebuah hal baru bagi saya. pemeliharaan sapi, yup sapi. binatang yg senang bilang emooohh ini menarik untuk menjadi objek usaha oleh investor pemula seperti saya🙂
rekan mitra saya lebih merekomendasikan sapi dibanding kambing atau domba karena secara fakta sapi memiliki kecenderungan lebih tahan terhadap penyakit.

beberapa hal lain yg membuat lebih meyakinkan saya adalah:

  • mitra sudah dikenal baik dan berpengalaman dalam ternak sapi
  • lingkup usahanya terbatas pada penggemukan.
  • lokasi penggemukan lumayan dekat dengan komplek rumah
  • target pasarnya jelas dan sudah ada langganan (terutama event idul adha)

akhirnya ikutan coba invest, meski hanya 2.
mengapa 2?

  • kata pebisnis berpengalaman, berinvestasilah dalam batas psikologi yg ga akan bikin kapok jika gagal.
  • supaya ada perbandingan antara sapi a dengan sapi b.

jika melihat hasil-hasil yg sudah berjalan, usaha ini memberikan margin keuntungan +/- 30% bersih per tahun dari modal.
jumlah yg cukup masuk akal….., lebih tinggi dari angka inflasi, tapi juga tak berlebihan… (banyak kasus ternak lain yg menjanjikan untung besar, tapi nyatanya malah penipuan.. ;-))

*
sabtu, 10 januari 2009, saya menyempatkan untuk mengetahui kondisi sapi yang dalam proses penggemukan. foto-foto terkait hal tersebut, saya upload dalam album place of angon sapi. dari hasil kunjungan tersebut fakta yg terlihat antara lain :

– sapi dititipkan ke beberapa petani dimana satu petani rata2 memiliki 1 kandang.
– 1 kandang memiliki kapasitas sapi 2-4 ekor
– kandang terbuat dari kayu dengan konsep panggung
– petani mempunyai lahan untuk menanam rumput dan jagung untuk pakan sapi
*
dari pengalaman hasil penggemukan yang sudah jalan, pembagian hasil keuntungannya adalah sbb:
35% untuk investor
15% untuk pengelola
50% untuk petani

sebagai contoh, hasil yang sudah dijalankan pada tahun 2008 yang lalu antara lain:

  1. pembelian sapi bakalan 5.1 juta, penggemukan 3 bulan, hasil penjualan 6.9jt
    keuntungan = 6.9jt – 5.1jt = 1.8jt (apabila diperlukan obat, maka akan mengurangi nilai keuntungan)

    pembagian hasil:
    bagian investor = 35% x 1.8jt = 630 ribu
    bagian pengelola = 15% x 1.8jt = 270 ribu
    bagian petani = 50% x 1.8jt = 900 ribu

    petani mendapat porsi tsb, krn pakan menjadi tanggung jawab petani.
    bagi investor, hasil tersebut memberikan keuntungan 12.35% selama 3 bulan.

  2. secara rata2 (dari contoh hasil yang lain)
    hasil keuntungan berkisar 1juta untuk 1-2 bulan penggemukan,
    serta 2juta untuk 3-4 bulan penggemukan.

posisi keuntungan sebesar itu terjadi pada event idul adha (pengalaman pengelola lebih dominan untuk event idul adha), sehingga untuk hasil diluar event tersebut bisa jadi lebih kecil sehingga keuntungan selama satu tahun diproyeksikan berkisar pada angka 30% per tahun. hm… ada yg perlu dirinci lagi tidak ya??

ayo segera cari rekan/partner untuk menjadikan uang bekerja untuk kita! bukan kita yang bekerja untuk uang.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: