Posted by: media surviva | 20 October 2009

Ajining Diri Saka Lathi

Artinya, nilai diri seseorang terletak pada gerak lidahnya. Harga diri seseorang terletak pada ucapannya. bila kata-kata yang keluar dari mulutnya baik, maka ia pun akan dikatakan sebagai orang baik. Sebaliknya, bila ia menipu, maka ia pun akan dicap sebagai penipu.

Seorang yang senang mengucapkan kata-kata cacian, makian, sumpah serapah bahkan kebun binatang pun menjadi menu bahasanya sehari-hari, menunjukkan siapa sejatinya dirinya. Ketidakmampuan mengendalikan bahasa menunjukkan ketidakmampuan mengendalikan lidahnya.

Akan berbeda halnya jika yang kita ucapkan adalah bahasa yang baik, santun, sopan. Yang kita sampaikan adalah kata-kata kebenaran, maka orang lain pun akan segan, hormat, menghargai apa yang kita ucapkan. Kita yang mendengar juga akan merasa senang jika seseorang menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang anggun penuh tata krama. Itulah yang menunjukkan siapa dia sebenarnya.

Setiap orang harus memahami konsep “ajining diri saka lathi”, yaitu bahwa harga diri seseorang itu dinilai dengan apa yang keluar dari lidahnya. Oleh karena itu, sebelum diucapkan, hendaknya kata-kata yang akan keluar dari mulut dipikirkan dengan masak-masak. Apa dampaknya, apa akibatnya dengan hal-hal yang kita ucapkan.

Lalu mengapakah berbahasa yang baik dengan cara yang baik, jarang kita lakukan?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: