Posted by: media surviva | 12 July 2011

Prinsip 90/10, Menurut Stephen Covey

Sewaktu membuka facebook, tiba-tiba saya membaca di wall salah satu teman yang menuliskan, “its really bad day”, “mengapa terjadi?”, “susah banget sih?”, “kecemasan…!” dan lain-lain. Kemudian saya teringat teori 90/10, tulisan Stephen Covey. Teori 90/10, sangat dapat membantu kita dalam menjalani kehidupan agarlebih baik. Karena menurut Stephen Covey, 90% dari masalah yang terjadi dalam kehidupan disebabkan oleh kita senidir, sehingga menyebabkan banyak sekali orang menyalahkan diri sendiri lebih daripada menyalahkan orang lain …

Prinsip 90/10, tulisan Stephen Covey banyak menginspirasi bagi kehidupan banyak orang. Dan banyak orang mengalami perubahan dalam kehidupan setelah mengetahui Prinsip 90/10.

Apakah prinsip 90/10?
Ternyata 10% dari kehidupan terdiri dari apa yang terjadi pada Anda.
dan 90% kehidupan ditentukan oleh bagaimana Anda bereaksi.

10% yang terjadi dalam hidup tak dapat dielakkan
Apa artinya?
Kita benar-benar tidak mempunyai kendali atas 10% dari apa yang terjadi kepada kita.
contoh:
– Kita tidak akan bisa menghentikan mobil dari kemacetan.
– Kita tidak dapat berbuat apa-apa apabila pesawat terlambat tiba, padahal anda sebenarnya sedang menunggu keberangkatan pesawat yang akan membawa anda untuk meeting di luar daerah, sehingga secara otomatis mempengaruhi jadwal yang sudah ditentukan
– Saat mengendarai mobil di jalan tol, tiba-tiba sebuah mobil memotong jalan anda.
Kita tidak punya kendali atas 10%.

90% dalam hidup dapat dielakkan
Apa artinya?
90% yang terjadi dalam hidup anda dibawah kendali anda. Andalah yang menentukan 90%.
Mengapa?
Maksudnya adalah Bagaimana dengan reaksi anda, dalam menyikapi kehidupan.
contoh:
– Kita takkan dapat mengontrol lampu merah, tetapi kita dapat mengendalikan reaksi pada saat buru-buru selalu terhadang oleh lampu merah.
Oleh sebab itu jangan biarkan orang-orang membodohi anda; karena andalah pemegang kendali bagaimana anda bereaksi dengan kata lain anda dapat mengendalikan bagaimana Anda bereaksi.

Saya akan memberikan sebuah contoh.
Saat Minggu pagi, sedang berleha-leha menikmati hari libur, sebelum berangkat ke pesta di siang hari. Tiba-tiba anak anda tanpa sengaja meraih mangkok berisi makan pagi yang telah anda siapkan, memecahkannya dan juga melukai kakinya.
Benar-benar anda tidak mempunyai kendali atas apa yang baru saja terjadi.
Apa yang terjadi berikutnya akan ditentukan oleh bagaimana anda bereaksi terhadap kejadian yang baru saja anda alami.
Apakah anda mengutuk?
Atau dengan kasar anda menyalahkan asisten atau penolong anda di rumah, dengan alasan koq anak tak diperhatikan atau dijaga. Atau mengomeli anak anda mengapa dia meraih mangkok berisi sarapan pagi dari atas meja makan.
Mangkok pecah melukai kaki anak anda. Asisten atau penolong menangis, karena diomeli.
Setelah memarahi mereka, anda mendatangi pasangan anda yang sedang bergolek-golek sambil membaca harian akhir pekan segera mengkritiknya karena dia tidak memperhatikan anaknya, padahal sepanjang minggu sibuk bekerja. Masak satu hari saja tidak dapat menjaga anak?
Akibatnya?
Pertempuran verbal singkat terjadi.
Padahal anda akan menghadiri pesta seorang kerabat, hanya dalam beberapa jam kedepan. Anda buru-buru masuk ke kamar mandi. Setelah anda keluar dari kamar mandi anda menemukan asisten atau penolong anda sambil menangis karena sakit hati mengobati luka di kaki anak anda, sementara anak anda dengan suara nyaring menangis antara kesakitan dan mencari bantuan orang tuanya, atau cara dia dalam menunjukkan penyesalannya. Kemudian anda dengan geramnya mengambil anak anda dari tangan pengasuhnya, memandikannya, membersihkan lukanya dan menyerahkan kembali pada pengasuhnya untuk dipakaikan baju, karena segera akan berangkat ke pesta. Pasangan anda mengeluarkan mobil dan membersihkannya dan segera mandi dengan mimik kesal.
Kemudian anda masuk ke mobil, siap akan menghadiri pesta kerabat yang sudah agak terlambat berangkat dari rumah. Dalam perjalanan untuk mengejar keterlambatan pasangan anda melarikan mobil diluar kecepatan dan menggunakan bahu jalan. Segera polisi jalan raya, mengejar anda dan menilangnya. Dengan emosi anda dan pasangan berdebat dengan polisi dengan sangat sengit, dan akhirnya anda harus membayar atau ditilang. 30 menit sebelum pesta berakhir anda sampai, tetapi saat hendak turun dari mobil, ternyata anda lupa membawa sepatu, dan tidak ada sepatu atau sandal ekstra di dalam mobil. Pasangan anda mulai mengomel, anak yang yang lebih kecil merengek mengantuk dan minta susu, sementara anak yang satu tiba-tiba menangis mungkin kakkinya terasa berdenyut-denyut kesakitan.

Hari itu rasanya sangat buruk sehingga menuliskan di wallnya “bad day”.
Hal seperti itu tampaknya membuat membuat hubungan semakin buruk dan lebih buruk. Ketika anda tiba kembali ke rumah, anda menemukan ada “Irisan Kecil” dalam hubungan dengan pasangan, anak dan asisten anda.

Mengapa? Karena bagaimana anda bereaksi pada pagi hari.
Mengapa anda mengalami hari yang buruk?
A) Apakah sarapan pagi yang tumpah yang menjadi penyebabnya?
B) Apakah anak anda penyebabnya?
C) Apakah asisten anda penyebabnya?
D) Apakah polisi penyebabkannya?
E) Apakah anda sendirilah yang menjadi penyebabnya?
Jawabannya adalah E.

Anda tidak memiliki kendali atas apa yang terjadi dengan sarapan pagi yang tumpah sehingga telah melukai kaki anak anda.
Tetapi, bagaimana anda bereaksi dalam 5 detik itulah yang menyebabkan hari anda menjadi buruk sepanjang hari.

Inilah skenario sebenarnya yang seharusnya terjadi.
Sarapan pagi ditumpahkan anak anda tanpa sengaja, sebab dia masih sangat kecil 4 tahun dan melukai kakinya. Anak anda menangis kesakitan, serta ketakutan karena berbuat salah.
Seharusnya anda berkata, “It’s ok sayang! Lain kali jangan ambil atau raih barang-barang diatas meja makan. Kemudian anda bisa katakan “untuk selanjutnya lebih berhati-hati waktu meraih sesuatu atau minta batuan penolong atau orang tua”
Membersihkan lukanya, memandikannya, kemudian mandi menyiapkan diri untuk ke pesta. Anda dapat mendudukkan anak anda di tempat tidur dimana anda sedang bersolek sambil memberikan perhatian kepada anak anda. Pasangan anda anak mandi dan bersiap-siap memanaskan mobil, dan segera anda meluncur menuju tempat pesta. Anda tidak terlambat menuju pesta, tak ada barang yang tertinggal, walau anak anda harus digendong, akibat luka kakinya, tetapi dengan bahagia anda masih dapat menghadiri pesta kerabat anda dan menikmati makan enak.

Perhatikan perbedaan dua skenario diatas yang berbeda.
Keduanya skenario dimulai dengan situasi yang sama. Tetapi kedua skenario berakhir berbeda. Mengapa? Karena, bagaimana anda bereaksi terhadap hal yang sedang dihadapi.

Kita benar-benar tidak mempunya kendali atas 10% dari apa yang terjadi tetapi 90% lainnya ditentukan oleh bagaimana anda bereaksi terhadap hal yang terjadi.

Beberapa cara untuk menerapkan prinsip 90/10
– Jika sesuatu terjadi di luar dugaan
– Jika seseorang mengatakan sesuatu yang negatif tentang anda
JANGAN SPONS! Pernahkah anda melihat spons? Spons apabila dilipat akan segera kembali keposisi semula atau mental. Arti jangan spons, jangan langsung bereaksi.
Biarkan serangan menggelinding seperti air di gelas.
Anda tidak harus membiarkan hal diluar dugaan atau komentar negatif mengenai anda mempengaruhi anda!
Bereaksi dengan benar dan tidak akan merusak hari anda.
Sebuah reaksi yang salah bisa mengakibatkan kehilangan kesenangan dan kebahagiaan bersama keluarga, kehilangan teman, kehilangan kepercayaan, di dalam pekerjaan bisa dipecat sehingga mengakibatkan stres, dll.

Bagaimana Rereaksi Anda:
– Apabila seseorang memotong jalan anda di jalan raya?
Apakah anda akan kehilangan kesabaran?
Membunyikan klakson panjang, dan kembali menyalib, atau membuka kaca jendela kemudian mengeluarkan kutukan melalui kata-kata anda. Merasa tidak dipedulikan dan anda merasa dilecehkan, anda mendekatkan mobil anda ke mobilnya sehingga terjadi gesekan yang mengakibatkan mobil anda tergores.
Mengapa membiarkan mobil tergesek dan rusak? Hanya karena hal sangat sepele.

Ingatlah prinsip 90/10, dan jangan khawatir tentang hal itu.
Anda diberitahu Anda kehilangan pekerjaan Anda.
Mengapa tidak bisa tidur dan jengkel?
Ini akan berhasil.
Gunakan energi kekhawatiran Anda dan waktu untuk menemukan pekerjaan lain.
Pesawat terlambat; itu akan merusak jadwal Anda untuk hari itu.
Kenapa mengambil frustrasi Anda pada pramugari?
Dia tidak punya kendali atas apa yang sedang terjadi.
Gunakan waktu Anda untuk belajar, untuk mengenal penumpang lain.
Mengapa harus tertekan?
Itu hanya akan memperburuk keadaan.

Sekarang Anda mengetahui prinsip 90-10.
Terapkan dan Anda akan kagum pada hasil.
Anda tidak akan kehilangan sesuatu jika Anda mencobanya.

90-10 prinsip sangatluar biasa.
Sangat sedikit orang yang mengetahui dan menerapkan prinsip 90/10. Tetapi apabila anda sudah mengetahui prinsip ini dan melakukannya niscaya hidup anda akan mengalami perubahan
Beberapa kelompok yang sudah menerapkan prinsip90/10, mendapatkan hasil gemilang?
– Jutaan orang penderita stres yang tidak patut seperti pencobaan, masalah dan sakit hati, merasa diri sepertinya tidak pernah menjadi sukses dalam hidup akhinya merasakan manfaatnya.
– Sekelompok orang yang selalu merasakan bahwa hari buruk selalu mengikutinya sepanjang tahun, dimana hal-hal buruk tampaknya akan terus-menerus terjadi merasakan perubahan setelah mempelajari teori 90/10.
– Beberapa komunitas yang merasakan tekanan-tekanan terjadi secara konstan sehingga menyebabkan kurangnya sukacita, dan hubungan yang rusak mengalami perubahan.
– Sekelompok orang yang akibat dari kemarahan sehingga kehilangan sahabat dan teman dan merasakan hidup adalah sesuatu yang paling membosankan dan nampak kejam, akhirnya dapat mengobah pola pikir mereka setelah mempelajari teori 90/10

Apakah anda memiliki seperti beberapa gambaran diatas? Jika anda memiliki dari salah satu gambaran yang telah merasakan perobahan setelah mempelajari teori 90/10, jangan berkecil hati. Seperi mereka merasakan menjadi berbeda andapun dapat merasakannya sekarang!

Caranya adalah:
Pahami dan Terapkan prinsip 90/10, dijamin hal ini akan mengubah hidup anda.
10% yang terjadi dalam kehidupan diluar kendali dan 90% yang terjadi dalam hidup adalah anda yang mengendalikan.
Semoga bermanfaat!

src : http://etambunan.blogspot.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: